macam-macam kain I

sebagai seorang penjahit pemula kerap kali kita dibuat bingung dengan bahan kain apa yang cocok untuk dibuat pakain.saya pun demikian pada awalnya, karena begitu bodohnya saya soal memahami jenis-jenis kain yang ada pada saat ini, membuat saya sulit untuk memutuskan bahan kain apa yang cocok untuk membuat rok span, rok a line,atau pun blazer,tak ayal, saya sering memilih katun meski sebenarnya barang yang saya jahit sebenarnya tidak cocok untuk menggunakan bahan katun, contohnya saja saya pernah membuat rompi dengan bahan katun bertekstur tipis, alhasil malah jadi seperti dalaman, bukan rompi dikenal secara umum. tergerak dari pengalaman saya itulah saya berinisiatif menulis macam-macam kain yang ada pada saat ini, baik itu jenis kain non nusantara maupun kain nusantara.karena jenis kain begitu banyak, maka saya harus membaginya dalam beberapa sesi materi, untuk saat ini saya hanya menuliskan 1 jenis kain dahulu karena penjelasan untuk tiap kain cukup panjang.jadi selamat membaca dan memahami jenis-jenis kain.



1. satin
satin dikenali sebagai kain yang permukaannya mengilap dan bagian belakangnya suram.kilap satin berasal dari bahan sutra yang digunakan. cara penenunannya, dan proses penggilingan setelah satin selesai ditenun. teknik penenunnya yang khas mengakibatkan adanya jalinan yang sangat minim pada kain. pada proses penenunan tekstil lainnya termasuk sutra, warp (benang lungsi, filamen yang memanjang) dan weft (benang pakan filamen yang membujur) saling berselang-seling secara bergantian di permukaan. filamen adalah benang halus yang digunakan untuk membuat kain.proses menenun satin disebut khas, karena hanya warp dari filamen sutralah yang muncul dipermukaan, sementara weft sama sekali tersembunyi. mengapa demikian? karena warp melompati 8 weft (atau lebih) lalu turun satu weft, naik dan melompati 8 weft lagi dan seterusnya. hasilnya adalah permukaan yang rata dan halus. ketika baru keluar dari alat tenun, satin kelihatan berserat. barulah setelah digiling di silinder metal yang hangat, satin mendapat bentuk akhirnya yang licin mengilap, sekaligus lebih ketat dan awet.
weft pada satin biasa terbuat dari filamen katun atau linen. bisa saja satn dibuat warp maupun weft berbahan sutra. hasilnya adalah satin berkualitas sangat baik, yang kedua sisinya mengilap, seperti satin de Lyon.

satin, serba guna dan aneka ragam
satin biasa digunakan untuk busana. selain untuk gaun pesta, gaun pengantin,dan lingerie, satin juga dimanfaatkan untuk jaket bisbol, celana atlet, celana boxer, kemeja, dasi. dan jangan dilupakan, ada begitu banyak tas, khususnya yang berbentuk clutch (tas genggam) yang dibuat dari satin. juga sepatu, tidak hanya sepatu balet melainkan high heels karya desainer duni yang tingginya belasan sentimeter. berikut ini beberapa jenis satin:
satin duchesse digunakan untuk busana, dan sangat disukai sebagai bahan gaun pengantin.satin ini agak berat, kaku dan mengilap di sisi luarnya saja.
satin faconne atau satin jacquard adalah jenis satin berpola. bisa saja  bergaris-garis, bermotif paisley, atau desain lainnya. satin ini muncul dalam beraneka berat dan kualitas, tapi cenderung lebih lembut dan lentur ketimbang duchesse.
satin slipper sesuai namanya, digunakan sebagai bahan pembuat sepatu. bahan ini bisa dicelup hingga berwarna serasi dengan gaun yang dipakai gadis-gadis ke prom night(pesta kelulusan SMU), atau pengiring pengantin. sepatu balet juga dibuat dari jenis satin slipper.
satin delustered yang juga disebut peau de soie (kulit sutra), adalah satin yang ringan. satin ini tidak memiliki kilau yang biasa diasosiasikan dengan satin, kilauannya suram saja. kelebihannya, ia tidak memiliki sisi baik dan buruk, jadi bisa digunakan sisi yang mana saja.
satin damask adalah satin sutra dengan desain floral yang rumit. seringkali berhiaskan pola timbul dari bahan beludru yang muncul di atas dasar satin
satin cloth adalah bahan wol Prancic yang dibuat dengan tenunan ala satin, dan memiliki sisi luar yang halus.kain yang beraneka warna ini biasa digunakan untuk gaun wanita, kuat lagi awet. lebarnya hanya sekitar 70 sentimeter, dan dikenal juga dengan nama Prancis, satin de laine.
lain-lain jenis satin lainnya adalah sateen dan satinet,sateen adalah kain mengilap yang menggunakan weft dari bahan katun atau rayon sedangkan satinet adalah jenis satin yang sangat tipis, biasanya terbuat seluruhnya dari filamen sutra.

MERAWAT SATIN

  1. cuci gaun satin dengan tangan,agar kehalusannya terjaga
  2. cuci dengan air dingin dan detergen lembut. air pana akan membuat satin menciut sampai 20%
  3. rendam dalam ember berisi detergen lembut selama lima menit,agar larutan detergen dapat menyedot debu dan kotoran. lalu peras untuk mengeluarkan busa dan sabun. kemudian bilas dengan air dingin.
  4. jangan digilas, karena akan mempengaruhi kehalusan satin, juga membuatnya mulur.
  5. setelah mencucinya, jangan keringkan didalam pengering. beber gaun satin secara merata di handuk, gulung handuk, dan tekan-tekan untuk mengeluarkan sisa air. lalu buka gulungan handuk, letakkan gaun satin di atas handuk lainnya agar mengering pelan-pelan. jauhkan satin dari cahaya matahari.
  6. gaun satin tidak perlu disetrika dengan panas tinggi. setrika saja bahan halus ini dengan setrika dingin atau hangat.
  7. simpan satin ditempat sejuk dan kering
  8. satin yang sangat halus sebaiknya dicuci dengan sistem dry clean di laundry.
baiklah segitu dulu penjelasan saya tentang jenis kain satin, sampai jumpa dengan materi berikutnya yakni jenis kain sifon.

disarikan dari fashionPro magazine.(kumpulan artikel kain)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar